Kasus yang sering pada hp Nokia N73 ini memnyebabkan buka aplikasi lamban, gak bisa buka folder sms, dan selalu ada peringatan memory penuh.
Banyak tekhnisi yang ambil langkah cepat untuk solusinya dengan meresetnya, otomatis semua data di hp jadi hilang dan kembali standart. Kerusakan seperti ini tidak selalu disebabkan oleh virus tapi memory yang penuh oleh data-data temporary.
Jadi solusi tanpa meresetnya dengan cara mengahapus data-data temporary
Caranya: buka menu, dan ambil menu Lifeblog yg ada dalam menu Aplication, hapus semua data yang ada dalam menu Lifeblog tersebut.
Coba lihat perubahan nya apakah masih ada kendala???
N73 memory penuh.
Cek File sistem K200/K220
Untuk mencek file sistem pada ponsel K220 ataupun K200 cukup tekan bintang 3x (***) pada kondisi ponsel hidup tanpa simcard.
K510 not save camera
Jika kasus ini disebabkan oleh virus yang menyembunyikan Folder camera, maka cukup dengan menghubungkan K510 ke PC melalui kabel data, ambil modus transfer data. Jika sudah tersambung masukan file Superhiden. Lalu file yg sdh ada didalam K510 click 2x (run). Setelah itu disconect K510 dari PC, lalu cobakan hasilnya semoga sukses.
File superhiden download disini.
SOLUSI BB5 : CONTACT SERVICE, RESTART, ERASE, RESTORE PM & RPL BACKUP
Buat temen-temen yang masih bingung seputar kasus software BB5 (saya termasuk yang masih sering bingung juga ), Sebenernya ini saya buat bulan lalu, cuma keliatannya masih cukup relevan, sebagai rujukan dalam memecahkan masalah seputar software BB5
Semoga nggak Repost
A. Cara Repair Contact Service / Contact Provider
Contact Service karena Software pada ponsel BB5 dapat dikategorikan dalam 3 jenis/kasus. Untuk membedakannya cukup lakukan cek PHONE INFO dan lihat bagaimana keterangan IMEI dan SL Zone nya (Sim Lock) :
1.Imei Damaged, dimana imei telah berubah menjadi 12345610654321 (Imei Cantik)
Solusi : Beli RPL (Ask to RPL Service)
2.Imei Normal, tetapi SL Zone Rusak, dan kita tidak mempunyai backup original PM 308, maka solusinya terbagi menjadi 2
-Hasil Phone Info menunjukkan SP Data seperti ini:
CONFIG KEY: FFFFFFFFFFFFFFFF
PROVIDER KEY: FFFFFFFFFFFFFFFF
Provider: Unknown provider
Solusi: Jika ponsel tersebut support untuk proses unlock, kita bias mencoba melakukan Repair SP Data dan Unlock dengan Software BB5 Unlocker (Software nya banyak, tinggal pilih di forum ini ada semua), Tetapi jika tetap gagal ya….Beli RPL
-Hasil Phone Info menunjukkan SP Data seperti ini:
CONFIG KEY: 0000000000000000
PROVIDER KEY: 0000000000000000
Provider: Unknown provider
Solusi : Beli RPL, belum ada repair SP Data dan unlock gratisan untuk kasus ini (keliatannya sekarang ada solusi gratisan, cuman blom pernah nyoba)
Kesimpulannya:
• Pastikan kita selalu melakukan bakup RPL dan PM308 sebelum melakukan flashing
• Jika kita punya Backup RPL tetapi tidak punya backup PM 308 maka: kita bias melakukan Repair / Restore Imei, tetapi kita tidak bias melakukan Repair SP Data ( paling ya dicoba dulu pakai BB5 Unlocker kalau memamg seri ponsel nya support)
• Jika kita punya Backup PM 308 dan tidak punya backup RPL, maka kita bias melakukan Repair SP Data tetapi tidak bias melakukan Repair Imei,….jalan satu-satunya ya Beli RPL
3.Imei dan SL Zone OK semua tetapi ponsel tetap Contact Service
Solusinya:
• Lakukan SELF TEST cek bagian ST Security Test
• Jika hasil ST Security test nya OK / Passed, maka ---- Lakukan File System Format, kemudian diikuti dengan Factory Setting,….jika masih tetep bandel, coba cek hardware nya
• Jika hasil ST Security test nya Failed maka ---- Lakukan write pm secara online / SX4, (PM Field 1 dan 309 atau Full PM tanpa area 308, trus Factory setting,
• Jika tetep bandel, coba downgrade dulu, write RPL, trus SX4, baru diupgrade lagi
• Jika masih saja belum berhasil, coba lakukan erase flash dengan BB5 Erase (penjelasan langkah-langkahnya menyusul), Flash ulang, Write RPL, SX4, trus factory setting
B. Cara Repair untuk kasus Restart atau Hp off sendiri ( Kondisi Imei dan SL Zone OK semua)
Solusinya macem-macem, ini saya urutkan dari cara paling simple sampai yang agak rumit untuk kasus yang berat :
• Cara Termudah coba lakukan File System Format + Factory Setting.(belum OK?)
• Coba Lakukan Write Full PM Online / SX4 (Without 308 Field), trus coba cek hidupin ponsel tanpa MMC, cek lagi, (belum OK?)
• Coba Lakukan Full Flash + SX4 + Factory Setting,….cek lagi (belum OK?)
• Coba Downgrade, Full Flash, SX4 + Factory Setting,….cek lagi (belum OK?)
• Jurus Terakhir Erase Flash (RAP) dan full flash, caranya:
• Bakup PM 308 dan RPL
• Jika ponselnya adalah generasi BB5+, lakukan juga backup full PM (0 to 400)
• Pilih file MCU nya: uni.rapido.bin (untuk jaf) atau uni.rap.bin (untuk MT Box)
• Klik Flash
• Jika sudah, kondisi ponsel kita menjadi matot, Imei : 12345610654321, SP Area damaged dan CMT Flash Data menjadi: FFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFF
• Sekarang lakukan full-flash,…tips dari MR Stanner, pilihlah firmware yang sedang-sedang saja, jangan terlalu kuno, tapi juga jangan yang terbaru
• Jika Proses Flashing selesai, ponsel hidup kembali dengan kondisi: IMEI: 12345610654321 and Courpted SP Area:PROVIDER KEY: 0000000000000000, Provider: Unknown provide
• Restore Original Backup PM308 ( Write PM ), kalau berhasil teori nya SL Zone nya normal lagi, tetapi imei masih korup.
• jika gagal write PM nya atau berhasil tetapi tetapi SL Zone nya tetep corup, coba lakukan flash ulang dengan Versi Firmware yang sama pada saat kita melakukan Backup),
• Atau jika kita punya backup Full PM (0-400), nggak usah flash ulang, cukup write PM Full tanpa SX4
• Coba hidupkan ponsel
• Kemungkina HP akan menjadi contact retailer atau hidup normal tetapi imei masih korup
• Lakukan write RPL (Restote RPL Backup)
• Hp akan normal kembali (atau jika masih contact reatailer, lakukan SX4)
• Nah, jika kita mengalami kegagalan saat melakukan write RPL, imei masih korup, dan biasanya Cuma keluar logo NOKIA, kemudian mati, maka
• Lakukan Write Balnk RPL
• Flash ulang dengan versi tertinggi
• Lakukan Write RPL Backup (Original RPL)
• Kemudian terakhir lakukan SX4 (jika imei+SL Zone sudah OK, tetapi ponsel menjadi contact service)
• Finish
Baca selengkapnya......
Imei Plain ??
Istilah imei plan terdapat pada Nokia, jika kita menggunakan MxKey dapat melihat menemukan istilah initertulis pada saat proses flashing.
1. Imei (International Mobile Equipment Identity)
Pengkodean unik berlaku internasional yang ditentukan oleh perusahaan untuk setiap perangkat bergerak, terdiri dari 15 digit yang berisi :
TAC : Type Approval Code, menentukan perangkat pada berbagai kategori berdasarkan spesifikasi GSM.(digit 1-6)
FAC : Final Assembly Code, menunjukkan pabrik pembuat (digit 7 & 8)
SNR : Serial Number, ditentukan oleh perusahaan (digit 9-14)
SP : Spare Bit, digit cadangan untuk penggunaan masa depan (digit 15)
2. Plain = yang bisa di artikan polos atau sederhana ( pembahsan mengunakan NMP )
contoh : pada jaman dulu, kita jumpai change ESN pada ponsel nokia 3586 / 3585 yang telah terinject dengan nomer pasca bayar ber-tagihan dengan harapan setelah kita ganti ESN maka ponsel tersebut dapat kita daftarkan ( baca : mempergunakan ) nomer lain. nah change ESN yang terjadi kan cuma sekedar patch plain nya saja, atau patch di MCU nya saja, sehingga pada ponsel inject data tersebut yang kita pakai register hanya plainnya saja dan memang proses registrasi jaringan tidak perlu tahu menahu tentang data 1 atau data 2, alias tidak berhubungan dengan nasi goreng.
Kesimpulan :
Imei Plain adalah imei yang terpatch di MCU, dan diketahui oleh MCU sebagai identitasnya, dan dapat dipergunakan sebagai tampilan imei info oleh user ( *#06# ) atau di pakai untuk registrasi jaringan, atau banyak kegunaan dari kewenangan MCU mempergunakan identitasnya.
Imei Plain secara default akan mengeluarkan nilai yang valid apabila imei data 1 (flash) cocok dengan imei data 2 (uem). nah untuk imei data1 dan data2 memang tidak terdisplay dengan gamblangnya ( security dan terletak di encrypted eeprom area ), dengan kata lain pengguna cukup hanya tau hasil "beres" nya saja.
Nah imei menunjukkan ???? --> tidak cocoknya data 1 dgn data 2
dan solusi merubah ????? tersebut menjadi deretan angka ( baca : patch ), bahkan angka yang sama dengan imei aslinya tidak akan merubah kenyataan bahwa data 1 tidak sama dengan data 2, walaupun ponsel dapat di pergunakan karena init sim telah dapat dibuka, cpu ponsel akan melakukan pemeriksaan rutin ke uem dan ic flash mengenai imei data1 dan data 2, apabila di dapati missmatch maka ponsel akan di restart atau shut down, pemeriksaan tersebut memakan waktu kira kira 30 - 32 detik atau biasa di kenal sebagai watch dog procedure walaupun ada beberapa type dan versi firmware yang lemah watchdog procedurenya.
di sadur dari pemahaman dasar security consept micromedia HPTC
Baca selengkapnya......
